Rabu, 13 November 2013

Fabel


Kisah Dua Ekor Anak Kelinci
karya: Febriawan P
Pada suatu saat disebuah kebun hiduplah sepasang kelinci. Kelinci itu bernama Alice dan Romi. Dari hubungan Alice dan Romi lahirlah dua ekor kelinci. Kelinci itu bernama Elma. Elma mempunyai seorang adik yang bernama Peter. Peter sering dimarahi dengan orang tuanya karena sering berbohong, sedangkan Elma seekor kelinci yang jujur.
Elma sering dibanggakan oleh semua orang terkecuali adiknya. Meskipun Elma dibanggakan oleh semua orang, ia tidak sombong dan selalu menghargai orang lain. Itulah yang membuat Peter iri kepada kakaknya.
            Suatu hari pada waktu makan siang, Elma mendapatkan rumput yang sangat banyak. Rumput itu kesukaan adiknya. Setelah mengetahui kalau rumput itu kesukaannya, Peter pun langsung melaksanakan rencana liciknya. Akhirnya rumput yang ia miliki dipindahkannya kepada rumput kakaknya secara diam-diam seolah-olah ia tidak tahu, tetapi ia tidak menyadari ada tetangga yang melihat apa yang ia lakukan. Setelah waktunya makan malam, Peter tiba-tiba berteriak.
“ Ibu!!, kakak telah mencuri rumputku! ”
Lalu Elma yang mendengar itu terkejut
“ Mencuri? ”
Ayah kedua anak itu pun datang dan bertanya kepada mereka
“ Apa benar Peter,kalau kakakmu mencuri rumput kesayanganmu? ”
Peter pun berbohong dan menjawab
“ Ya Ayah, kakak telah mencuri rumputku ”
Elma dengan berani berkata kepada kedua orang tuanya
“ Tidak, aku tidak mencurinya ”
Setelah itu, Ibu menatap tajam kepada Peter dan dengan tegas berkata kepadanya
“ Peter, apakah itu benar? ”
Sebelum Peter menjawab tiba-tiba Elma berkata kepada Ibunya
“ Bu, apakah Ibu menambah rumputku malam ini? ”

Dengan balasan terkejut Ibu berkata
“ Tidak sayang, kamu sudah bilang kan kalau kamu tidak mau makan banyak? ”
Lalu tetangga memberitahu Ibunya Peter, kalau Peter berbohong. Akhirnya Peter pun dihukum dan ia tidak diperbolehkan lagi memakan rumput terlalu banyak. Setelah kejadian itu Peter berjanji bahwa ia tidak akan berbohong lagi dan keluarga mereka pun hidup dengan damai selamanya.

Fabel: Onet dan Joni sahabat sejati



Onet dan Joni sahabat sejati
Karya: m.ilham noor
            Pada zaman dahulu di sebuah perkampungan, hidup dua hewan yang bersahabat, yaitu joni si kambing dan onet si monyet. Sejak kecil mereka sudah bersahabat , hingga mereka beranjak dewasa.
            Suatu hari mereka mendapat misi dari sang Raja untuk menyampaikan surat kepada sahabat sang raja di negri sebrang. Dalam perjalanannya mereka harus melewati hutan yang luas dan menyeramkan.
            Sesampainya di hutan mereka merasakan nyawa mereka dalam bahaya.
            “joni, apa kamu merasa kita sedang diikuti?” ucap Onet
            “ya, aku merasakan kita sedang diikuti” jawab si Joni
            “ayo kita jalan terus” seru si Onet
            Tiba-tiba muncul seekor ular raksasa yang sangat mengerikan di hadapan mereka
            “hahaha… mau apa kalian kesini, ini adalah hutanku” ucap sang ular
            “kami hanya ingin lewat saja” jawab onet dan joni
“tidak boleh!!!! Kalian tak boleh melewati hutanku, kalian harus kumakan” ucap sang ular
            Karena ketakutan akhirnya mereka berlari dengan kencang, hingga tanpa disadari onet ternyata joni sudah tak bersaamanya. Akhirnya onet pun kembali untuk mencari joni dengan membawa sebuah bambu runcing.
            Akhirnya onet menemukan joni, akan tetapi sang ular sudah ada di depan joni untuk memakannya, dengan cepat onet berlari dan menusukan bambu itu ke tubuh sang ular hingga ular itu mati.
            “terimakasih onet, kamu telah menyelamatkan ku” ucap joni
            “sama-sama, aku tidak mau kehilangan sahabatku” jawab onet
            “kamu memang sahabatku yang paling baik” ucap joni
            Akhirnya, mereka sampai ditempat sahabat raja dan menyampaikan suratnya, lalu merekapun kembali kerumahnya dengan selamat.


                                                            *selesai*

Rabu, 25 September 2013

biografi FUN.


Fun
Fun adalah sebuah grup musik rock alternative yang berbasis di New York city,Amerika Serikat. Dibentuk pada tahun 2008 oleh Nate Ruess, mantan vokalis The Formats bersama Andrew Dost dan Jack Antonoff. Fun sudah merilis dua album, yaitu: “Aim and Ignite” pada tahun 2009 dan “Some Nights” pada tahun 2012.
single pertama dari album kedua mereka, “We are Young” (berduet dengan Janelle MonĂ¡e) berhasil menduduki posisi puncak dalam tangga lagu AS, Billboard Hot 100 dan Digital Song Charts
Anggota:
Anggota
Durasi
Catatan
Jack Antonoff
2008—sekarang
Vokals, gitar
2012—sekarang
Drum
Andrew Dost
2008—sekarang
Range of instruments
Nate Ruess
2008—sekarang
Vokalis utama


Anggota tur
Durasi
Catatan
Nate Harold
2009—sekarang
Bass, vokal, sampler
Emily Moore
2009—sekarang
Gitar, vokal, keyboard, saksophon
Will Noon
2010—sekarang
Drum
Album : 1. Aim and Ignite (2009)
2. Some night (2012)
Lagu terkenal (menurut saya) :
1. We are young
2. Some night
sumber : wikipedia
Ini foto-foto FUN.
fun2
fun7




Nate Ruess : Dari Penyanyi Indie Menjadi Pop Superstar






Semua orang akrab dengan lagu  rock ballad “We are Young”. Telah Booming melalui radio dan membahana melalui i-pod headphone, dan nyaris menjadi lagu tema Amerika. Namun, apakah pembaca weblife pernah bertanya-tanya siapa dalang di balik balada ini? Yah tentu saja itu Fun. , sebelum itu banyak pertanyaan tentang itu, siapa yang menulisnya? Siapa yang menyanyikan lagu? Ya. Nate Ruess adalah frontman Fun. tapi sebelum single ini menjadi nomor satu di tangga lagu, ia adalah seorang penyanyi yang  tidak terlalu dikenal dari Arizona yang tidak tahu bagaimana memainkan alat musik.

Ruess pertama kali terinspirasi untuk bernyanyi dari pamannya yang berada di Broadway dalam musikal seperti Les Miserables. Ruess memulai karirnya,  di Arizona, dimulai dengan Band SMA-nya, yaitu Nevergonnascore.. Meskipun demikian, teman-temannya mengatakan ia tidak memiliki keterampilan untuk membuatnya profesional. Ruess mengatakan, "Saya tidak mengambil pelajaran, jadi saya memutuskan bahwa satu-satunya cara saya akan belajar bagaimana menyanyi, jika apa yang mereka katakan itu benar, adalah untuk pergi di mobil saya dan memakai apapun musik dari vokalis yang mungkin sangat sulit untuk meniru, hidupkan sekeras mungkin dan mencoba untuk memukul semua catatan. "Ini bekerja. Setelah Nevergonnascore, Ruess pindah ke Format, upaya pertamanya untuk membuat musiknya luas.

Ia membentuk “The Format” pada umur 19 tahun dengan sahabatnya, Sam Sarana. Pada tanggal 21 Oktober 2003, The Format merilis album pertama mereka, berjudul Interventions + Lullabies. Mereka telah mengumpulkan banyak perhatian dan kemudian menandatangani kontrak dengan Atlantic Records. Namun, setelah bekerja di album kedua mereka, Dog Problems, mereka dijatuhkan. Ini bukan akhir dari masalah Ruess. Teman Ruess menyatakan ia "tidak ingin melakukan ini lagi."   The Format tiba-tiba putus. Namun kemunduran ini tidak menghentikannya. Ruess pindah ke New York, terus menulis, dan tidak melihat titik balik. Juga dalam wawancara dengan Songwriter Amerika, Ruess menyatakan "Saya turun dan keluar," katanya, "tapi ini adalah satu-satunya hal saya suka dan tahu bagaimana melakukannya ... Aku tidak siap untuk berhenti."



Nate Ruess (kedua dari kanan) ketika masih berada di band The Format

Takdir telah ditentukan untuknya. Dia akhirnya bergabung dengan Jack Antonoff dan Andrew Dost, mantan anggota Steel Train dan Anathallo. Dan dari pertemuan ini,Fun. terbentuk. Dalam sebuah wawancara Nate Ruess mengatakan, "Ketika band terakhir saya tidak lebih, aku hanya tahu bahwa aku ingin bekerja dengan dua orang (Andrew dan Jack) khusus. Mereka adalah yang pertama dan hanya dua orang yang saya disebut. Saya telah berkeliling dengan mereka di masa lalu dan memiliki persahabatan yang besar dengan mereka, dan saya mengagumi mereka sebagai musisi dan sebagai penulis lagu. Jadi saya pikir jika aku akan turun, aku akan turun dalam kobaran kemuliaan (tertawa), dan mereka akan pergi dengan saya album pertama mereka “Aim and Ignite” tidak sukses tapi itu masih populer. Berharap untuk membuatnya dengan album kedua mereka, mereka pergi ke bakat Jeff Bhasker, produsen Kanye West dan Beyonce. Nate jelas ingat mendapatkan pertemuan sepuluh menit dengan Bhasker dan bernyanyi Bhasker paduan suara dari We Are Young. Setelah bahwa kinerja kecil di sebuah hotel Manhattan, Ruess dan bandnya telah pindah ke tahap yang lebih besar dan fanbase besar, termasuk sebuah lagu yang dilakukan oleh Glee.




















Nate Ruess (tengah), Andrew Dost (kiri), Jack Antonoff (kanan)
dengan band barunya Fun.


Meskipun memiliki penyanyi yang sama, The Format dan Fun. benar-benar berbeda. The Format lebih didasarkan indie, dengan gitar terdengar di seluruh. Band ini tidak berbasis pop, tidak ada auto-tuned bagian atau apapun "elektronik" terdengar. Ini adalah murni sebuah band indie. Dengan Fun., Nate Ruess telah mengubah suara. Ruess, Antonoff, dan Dost ingin album “Some Nights” menjadi lebih pop inspired. Pada kenyataannya, mereka terinspirasi oleh album Kanye West My Beautiful Dark Twisted Fantasy came out. "Saya benar-benar hanya mendengarkan musik hip-hop saat membuat “Some Nights”, tapi saya tidak menggunakannya sebagai inspirasi sampai “My Beautiful Dark Twisted Fantasy came out”. Ini hip-hop produksi dengan sandiwara yang nyata, kata Ruess. Namun ada juga yang tidak menjadi transformasi Nate Ruess itu dari indie untuk band pop. Mereka menganggap kepindahannya Apa itu penting bahwa Ruess mengubah suara untuk menarik khalayak yang lebih luas.

Nate Ruess masih orang yang sama. Meskipun sukses besar, ia masih tidak memainkan alat musik dan menulis lagu dalam cara yang menarik. "Saya tidak tahu bagaimana memainkan alat musik karena aku malas, jadi saya hanya menulis segala sesuatu di kepala saya dan mencoba yang terbaik untuk menjelaskan kepada salah satu dari orang-orang itu (Jack dan Andrew). Biasanya itu bervariasi apakah itu dimulai pada gitar atau piano, dan kemudian mereka akan membantu saya bekerja melalui itu dan mendapatkan ide saya”. kata Ruess dalam sebuah wawancara. Ada banyak tekanan yang berasal dari memiliki nomor tunggal menjadi satu, namun Ruess tidak merasakannya. Dia hanya mengambil keberhasilannya satu langkah pada satu waktu dan menikmati perjalanan.
Inilah Nate Ruess sekarang. Menikmati usahanya yang tidak sia-sia meskipun beberapa kali mendapatkan sandungan.

FABEL BUATAN SENDIRI


Kucing dan Anjing
            Di sebuah kerajaan terdapat seorang raja yang sangat baik hati, tidak sombong, dan bijaksana. Sang raja itu memiliki seorang istri yang sangat cantik dan baik hati, tetapi ia sedang jatuh sakit.
            Semua obat yang raja beli tidak ada satupun yang dapat menyembuhkan penyakitnya. Akhirnya raja itu bingung memikirkan cara untuk menyembuhkan istrinya, tiba-tiba raja itu teringat kepada sahabat lamanya dan sahabat raja itu dapat membuat racikan obat yang sangat manjur.
            Keesokan harinya sang raja memanggil Andrew si kucing. Ketika Andrew tiba di hadapan sang raja, raja pun memberikan perintah kepada Andrew untuk meminta obat kepada sahabat lamanya. Sahabat raja ada di seberang hutan.
“Andrew, bisakah kamu memintakan obat kepada sahabat lamaku yang ad adi seberang hutan?”
“Oh, tentu sang raja dengan senang hati aku akan pergi memintakan obat kepada sahabat raja.”
“Terima kasih Andrew, kau sangat baik sekali.”(sambil mengelus Andrew)
“Sama-sama raja, aku akan pergi sekarang raja”
“Hati-hatilah di dalam hutan sana.”
            Kemudian kucing berangkat untuk memintakan obat kepada sahabat raja. Sesampainya ditengah hutan, tiba-tiba Andrewdikejar oleh serigala yang amat besar badannya dan sangat kejam. Andrew pun terus berlari untuk menghindari kekejaman serigala itu yang terlihat sangat lapar sekali.
“Tolong, Tolong….!” Teriak Andrew yang sangat ketakutan.
            Tidak lama ia berteriak, datanglah seekor anjing yang baik bernama Jack, ia mengira anjing itu akan menyantapnya, akan tetapi tidak.
“Hai kucing ada apa kau berteriak ?” tanya Jack.
“A a aku dikejar-kejar oleh serigala” jawab Andrew dengan tergesa-gesa dan ketakutan.
“Memangnya kau mau kemana ?”
“Aku ingin pergi ke kerajaan seberang untuk meminta obat untuk istri raja yang sedang sakit”
            Lalu Jack pun menghampiri serigala yang badannya lebih besar darinya, tetapi Jack tidak takut. Tiba-tiba serigala itu menyerang Jack dan mengenai kaki sebelah kirinya. Jack pun terus berusaha untuk menghindarinya dan membunuhnya, tak henti-hentinya serigala terus menyerang Jack tetapi ia berhasil menghindarinya.
            Jack pun terus mencari akal untuk membunuh serigala itu. Dan tak lama, ia melihat bamboo yang salah satu ujungnya sangat runcing sekali. Kemudian Jack mengambil bambu itu, dan Jack pun mencakar-cakar  serigala itu, ketika serigala merasa kesakitan Jack pun langsung menusukkan bamboo itu ke leher serigala itu. Serigala itu pun tewas dengan cara yang mengenaskan dan serigala itu bersimbah darah.
            Jack segera menghampiri Andrew yang sangat ketakutan dengan serigala itu, karena ingin dimakan olehnya.
“Serigala itu sudah tewas” kata jack yang kelelahan dan kesakitan.
“Terima kasih, kau telah menyelamatkanku dari serigala itu”
“Sama-sama, mari biar kuantar kau untuk ke kerajaan seberang hingga kembali ke istanamu”
            Sesampainya di istana sahabat raj, Andrew pun masuk untuk meminta obat. Sahabat raja pun memberikan obat yang paling manjur, dan ia pun menitip salam untuk sang raja.
            Akhirnya Andrew pun pulang dengan diantar oleh Jack hingga depan gerbang kerajaan dengan selamat. Istri raja pun sehat setelah beberapa kali minum obat tersebut.